Sejarah dan Perkembangan Teater di Indonesia
Teater sebagai kegiatan pertunjukan mempunyai beberapa ciri yaitu teater sebagai salah satu seni pertunjukan. Seni kolekti , dan memerlukan penonton, sebagai deni, teater berhubungan dengan seni gerak, seni tata rias dan seni tata busana, sebagai seni kolektif, karena teater dikerjakan secara bersama-sama seperti antara sutradara dan pelaku, serta antara pelaku dan petugas tata rias dan tata busana, teater juga membutuhkan penonton, karena tanpa penonton teater tidak bermakna.
Teater dikenal masyarakat Indonesia sejak lama, berasal dari teater-teater daerah yang disebut teater tradisional. Menurut Kasim Ahmad dalam Herman J, Waluyo (2001 :73-75) teater tradisional dibagi menjadi tiga macam, Yaitu: